Studi Banding ke Gontor – Pesantren Alumni Gontor

0

Sebagai salah satu Pondok Modern di Jogja, maka kami perlu belajar untuk terus meningkatkan kualitas Kami. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengadakan studi banding ke pondok pesantren yang sudah menunjukkan prestasinya. Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak jumlah santrinya, bagaimana kualitas lulusannya, dll. Salah satunya adalah Pondok Modern Darussalam Gontor, yang sekarang sudah menangani 4000 santri yang ada dalam 10 hektar bidang tanah. Selain itu, Kami yang berada di bawah Yayasan Nidaau At-Taqwa, merupakan pesantren alumni gontor sehingga perlu sekali menyelaraskan kembali program-program kami agar bisa sesukses Gontor.

Studi Banding ke Gontor - Pesantren favorit di jogja

Dalam kesempatan itu, diawali dengan pemaparan maksud kedatangan kami yang memiliki cita-cita menjadi pondok pesantren terbaik di jogja, yang langsung disampaikan oleh pimpinan pondok pesantren, KH Abdul Hakim Aka. Dalam pemaparan beliau, diawali dengan nostalgia ketika mondok di gontor yang ternyata beliau adalah tim inti sepakbola Gontor. Beliau juga mengungkapkan pernah mendapatkan iqob tapi beliau tidak dendam kepada ustadz karena inilah yang namanya belajar. Selain itu beliau juga mengisahkan bagaimana lika liku perjuangan membesarkan Pondok Pesantren Modern Baitussalam, dan pada akhirnya menyampaikan maksud agar pihak Gontor bisa memberikan taujih kepada asatidz untuk me-recharge ruhiyah.

Kesempatan kedua berupa sambutan beserta taujih dari KH Rahmatullah Furqon. Beliau mengawali dengan nostalgia antara kedua pembicara tersebut, yang dulu pernah memberi hukuman untuk tujuan pendisiplinan. Beliau menyampaikan kunci menjadi pesantren yang besar, apalagi jika memiliki cita-cita menjadi Pondok pesantren modern terbaik di yogyakarta. Kuncinya mengapa Gontor bisa menjadi besar dan selalu menolak santri adalah keikhlasan dan kedisiplinan.

Keikhlasan

Keikhlasan disini bisa dilihat dari para ustadznya, yang tidak memikirkan gaji yang akan diterima. Mereka dituntut untuk ikhlas mengajarkan ilmu yang mereka dapat kepada para santri. Sehingga ketika terjadi proses belajar tidak ada pikiran dalam santri “saya kan sudah bayar ustadz untuk mengajar saya”, sehingga proses belajar lebih efektif karena datang dari diri santri. Maka bila ini diterapkan, untuk menjadi Pondok pesantren favorit di yogyakarta itu akan mudah jalannya.Selain itu dengan keikhlasan pula, akan membuat asatidz menjadi lebih tawadhu’.

Kedisiplinan

Kedisiplinan bisa dilihat bagaimana hasil belajar di Gontor. Santri-santri dituntut untuk membuang fanatisme kedaerahan dengan cara mencampur susunan anggota kamar agar terdiri dari berbagai daerah dan meng”haram”kan bahasa daerah. Untuk komunikasi, para santri wajib berbicara dalam 2 bahasa, yaitu arab dan inggris. 2 bahasa ini adalah bahasa internasional, sehingga santri akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan tantangan masa depan dan globalisasi. Contoh kedisiplinan yang lain adalah melarang santri jajan di luar pondok, sehingga akan semakin menggerakkan perekonomian internal Gontor. Sehingga menuntut Gontor untuk bisa memberikan varian pilihan makanan kepada para santri agar tidak mudah bosan.

Semoga studi banding yang kami lakukan, bisa mempermudah langkah kami untuk menjadi ponpes terbaik di jogja.

Share.

Leave A Reply