Rihlah Ukhuwah – Pondok Pesantren Terbaik di Jogja

0

Pada tanggal 2 dan 3 januari 2018, Pondok Pesantren Modern Baitussalam sebagai salah satu ponpes di Jogja menyelenggarakan Rihlah menuju Pantai yang berada di desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur yang bernama Pantai Pasir Putih Karanggongso. Kegiatan ini, selain untuk menyegarkan pikiran melepaskan kepenatan setelah UAS dan pembagian raport juga untuk memperkuat ukhwah diantara ustadz-ustadz salah satu pesantren di sleman yang selalu berusaha menjadi pondok pesantren terbaik di jogja ini.

Acara ini tidak hanya sekedar tamasya seperti biasa. Acara ini di setting dengan kegiatan outbond yang di isi oleh trainer handal dengan berbagai games yang syarat makna yang bertujuan meningkatkan hubungan persaudaraan diantara ustadz-ustadz dari berbagai unit di pondok pesantren modern baitussalam. Permainan-permainan yang dilakukan antara lain :

Permainan save the bomb
1.. Mutiara dalam kerang
Dalam permainan ini, peserta diminta membuat formasi sesuai instruksi. misal 2 dalam 1 yang berarti ada 2 orang membuat lingkaran dan 1 orang di dalam lingkaran. Instruktur memberikan instruksi kepada guru-guru salah satu SMAIT di Yogyakarta dengan formasi yang berbeda-beda sehingga nanti ada orang yang “terpaksa” dikorbankan. dari permainan ini memberikan makna kita harus berempati dengan anggota lain dalam bekerja agar tidak terjadi sakit hati

2.. Jalan bersama
kaki kanan seorang peserta diikatkan dengan kaki kiri peserta di sebelahnya, dan punya tugas untuk mencapai suatu finish. Permainan ini memberi makna bahwa dalam bekerja dalam organisasi harus menyelaraskan diri dengan yang lain agar tujuan menjadi sekolah unggulan di jogja bisa tercapai

3.. Save the Bomb
peserta memindahkan bola tenis di atas paralon yang diikat dengan tali ke suatu tempat. peserta hanya diperbolehkan memegang ujung tali. Disini kami menyadari bahwa sekecil apapun yang kami lakukan akan berpengaruh kepada tujuan kami untuk menjadi SMA Unggulan di jogja

4.. Ibu Berkata
peserta mengikuti semua perintah yang di instruksikan instruktur dengan syarat diawali kata “ibu berkata”. makna dari permainan ini adalah kita harus melatih fokus agar dalam bekerja kita bisa dengan mudah dan efisien mencapai visi misi pondok pesantren.

5.. SKSG
satu komando satu gerakan. peserta membentuk barisan seperti ular dan gerakan mereka harus kompak, bagi yang tidak kompak dia akan tereliminasi begitu juga barisan di belakangnya. Permainan ini memberikan hikmah bahwa pentingnya mengambil keputusan yang tepat, apalagi bagi seorang pimpinan karena keputusannya bisa mempengaruhi yang lain.

Permainan diakhiri dengan game kekompakan, yaitu mengeluarkan bola pingpong dari paralon yang dilubangi dengan cara memasukkan air ke dalam paralon tersebut hingga bola keluar dari paralaon.
Semoga acara seperti ini bisa semakin meningkatkan rasa persaudaraan diantara ustadz-ustadz Pondok Pesantren Modern Baitussalam agar tujuan menjadi Pondok Pesantren Terbaik di Jogja segera tercapai.

Share.

Leave A Reply