Merealisasikan Kesyukuran – Taujih Selasa Pondok Pesantren Terbaik di Jogja

0

Ba’da tahmid dan sholawat atas nabi, alhamdulillah Allah Ta’ala masih banyak memberi kesempatan kepada kita, kesempatan untuk beraktifitas, kesempatan untuk berjuang di pondok pesantren terbaik di Jogja ini. Merupakan satu kenikmatan bagi kita yang bisa mengisi waktu-waktu yang ada  dengan berjuang melalui satu lembaga pendidikan yaitu Baitussalam, yang harapannya benar-benar menjadi pondok pesantren terbaik di Jogja atas izin Allah.

Ketika Allah subhanahu wata’ala memuliakan Nabi Sulaiman dengan harta dan kerajaan maka beliau berkata, “Ini adalah keutamaan dari Rabbku, untuk mengujiku apakah aku bersyukur ataukah justru ingkar.” Bentuk kesyukuran kita adalah bagaimana mengelola, menangani  aktifitas KBM yang ada di lembaga pendidikan ini, bagaimana kita menangani pendidikan ini dengan sebaik-baiknya Masing-masing kita memilki tanggung jawab. Sebagaimana sabda rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai berikut;

Setiap Kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya”. (HR. Bukhari Muslim)

Setiap kita adalah pendidik dan bertanggung jawab atas apa yang kita didik, setiap kita adalah pengasuh dan bertanggung jawab atas kepengasuhan di pondok pesantren terbaik di Jogja ini. Itu adalah tanggung jawab, mari kita lakukan peningkatan diri,  kualitas masing-masing kita sesuai dengan posisi yang ada pada diri kita. Itulah yang harus kita lakuan yang insyaAllah seiring bertambah dan berkembangnya lembaga pendidikan kita diiringi dengan kualitas mutu yang baik.

Mengingatkan bahwa kita semua bertanggung jawab. Jangan sampai di antara kita tidak bertanggung jawab. Dan jangan sampai di antara kita kurang bisa mengemban amanah. Perkembangan yang ada yang bersama kita rasakan, kita patut mensyukurinya. Dan bagaimana meletakkan kesyukuran itu dengan benar, inilah yang harus kita perhatikan. Untuk itu, mudah-mudahan dengan semua perkembangan yang ada kita mendapat keberkahan, keberkahan dari langit dan bumi. Sebagaimana firman Allah Ta’ala

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96)

Bagaimana bentuk iman dan taqwa kita terealisasikan dalam amal. Banyak sentuhan-sentuhan ayat yang itu mengingatkan kepada kita. Dalam ayat lain dijelaskan;

 وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.” (QS. At-Thalaq :2)

Bagaimana iman dan taqwa terus kita lakukan, kita tingkatkan dan perbaiki terus. Sudah barang tentu di sana juga ada mujahadah (kesungguhan), sebagaimana juga difirmankan oleh Allah Ta’ala juga

. وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Qs. Al Ankabut [29] : 69)

“لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا” dengan dobel taukid, ini harus kita yakini menjadi aqidah bagi kita. Kalau kita sungguh-sungguh, pasti Alloh akan memberi banyak jalan. Ini harus kita jadikan sebagai satu keyakinan bahwa Allah akan memberikan banyak jalan.

Dan diakhiri dengan وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ, bagaimana kemarin sudah disampaiakan tentang ihsan, yang orangnya adalah muhsin (ismun fail) lama’al muhsinin, juga memakai tauqid lagi. Benar-benar Allah Ta’ala bersama orang yang melakukan kebaikan,” لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ”. Ini pertolongan Alloh benar-benar akan membersama kita. Dari sekian banyak sentuhan-sentuhan ayat, mari kita realisasikan dalam aktifitas kehidupan sehari-hari kita.

Disampaikan oleh: KH. Abdul Hakim AKA (Pimpinan Pondok Pesantren Modern Baitussalam – pondok pesantren terbaik di Jogja )

Baca juga: Bekal Kesabaran dalam Berjuang

 

 

Share.

Leave A Reply