Baitussalam Peduli Asmat – Ponpes di Jogja – Peduli Asmat

0

Kita telah fahami bersama bahwa semua manusia hidup berdampingan dan saling tolong menolong dalam kebaikan serta merasakan penderitaan orang lain. Perisitwa Gizi buruk yang terjadi pada suku Asmat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah serta semua penduduk Indonesia sehingga kita semua harus peduli Asmat . Allah menakdirkan kita hidup satu wilayah dengan saudara kita suku Asmat di Papua. Saling peduli antar sesama menjadikan kita dapat mengetahui kondisi saudara di tempat lain. Dengan membantu sesama hal ini menjadi tabungan amal bagi diri kita. Ungkap ukhti Khonsa Taqiya, santri kelas XII IPS 2 sesaat setelah memberikan donasinya untuk suku Asmat.

OSBA Peduli Suku Asmat

Sudah menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim untuk peduli kepada saudara kita yang tertimpa musibah. Dalam rangka membantu warga asmat, kami OSBA SMP IT dan SMA IT Baitussalam mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk sesama peduli asmat. Selain bertujuan untuk membantu warga Asmat, kegiatan ini sekaligus mengawali kepemimpinan kami sebagai pengurus OSBA 2018. Kami berharap kepedulian kami dapat meringankan derita yang dialami warga Asmat. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi keberkahan bagi OSBA kedepannya.

Galang dana peduli asmat yang dilaksanakan oleh Organisasi Santri Baitussalam (OSBA) ikhwan dan akhwat ini ditujukan kepada semua santri serta ustadz – ustadzah yang ada di Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan. Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan pada hari Sabtu 17 Februari 2018 oleh santri ikhwan dan santi akhwat melaksanakan pada hari Senin 19 Februari 2018. Para donatur terlihat antusias dalam memberikan sumbangannya, alhamdulillah terkumpul dana Rp.. 2.500.000,- yang kemudian akan disampaikan kepada masyarakat suku Asmat melalui KAMMI Peduli. Disampaikan Jazakumullah khayran kepada para donatur semoga Allah ganti dengan pahala yang berlipat.

Peduli asmat ini adalah salah satu wujud aplikasi keimanan kita, bahwa kita sebagai umat islam harus nafi’un li ghoirihi, Apalagi posisi kami sebagai salah satu ponpes di Jogja. Karena bermanfaat kepada sesama tidak terbatas pada satu aqidah saja, tapi kepada semua mahlukNya. Maka kami senantiasa mendukung kegiatan kemanusiaan semacam ini untuk menggugah kepedulian warga pondok pesantren khususnya para santri.

Kontributor : Dini Hanifah Zahra (XI IPA 2, Ketua OSBA Akhwat 2018/2019)

Share.

Leave A Reply